Daerah  

Ribuan Warga Margamulya Antre Bansos Pangan, 1.242 KK Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak

Redaksi
Photo: Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe melakukan tinjauan pendistribusian bansos di kelurahan Margamulya (Doc.cam)
banner 120x600

dutaswaranews.com | Kota Bekasi – Ribuan warga Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, memadati lokasi penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan dari pemerintah pusat. Antrean panjang terlihat sejak pagi ketika masyarakat datang untuk mengambil paket sembako yang disalurkan melalui pemerintah daerah.

Penyaluran bantuan tersebut dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga.

“Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog dan disalurkan kepada masyarakat yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ujar Bobihoe saat meninjau lokasi distribusi di Margamulya.

1.242 Kepala Keluarga Terima Bantuan Pangan

Dalam program tersebut, sebanyak 1.242 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima manfaat. Setiap keluarga mendapatkan paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

BACA JUGA:  Akhir Pekan, Wali Kota Bekasi Sidak Penataan Ducting Kabel dan Reklame di Jatiasih

Bantuan beras diberikan dalam dua karung masing-masing 10 kilogram. Jika dihitung secara keseluruhan, total paket bantuan yang disalurkan mencapai 2.448 paket sembako untuk dua periode penyaluran.

Distribusi bantuan ini melibatkan kantor wilayah Perum Bulog Karawang yang bertugas memastikan ketersediaan stok serta kualitas pangan sebelum disalurkan kepada masyarakat.

“Setiap rumah tangga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit mengurangi beban kebutuhan masyarakat,” kata Bobihoe.

Bagian Program Ketahanan Pangan Nasional

Program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi masyarakat berpenghasilan rendah.

Penyaluran ini juga sejalan dengan program Bantuan Pangan Beras (BPB) yang dikelola pemerintah melalui cadangan beras negara. Program tersebut dijalankan dengan dukungan data penerima dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui sistem DTKS.

BACA JUGA:  Ramadan Penuh Kepedulian, Give With Heart dan Mitra Usaha Bagikan Ratusan Takjil di Bekasi

Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto juga menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas kebijakan nasional, termasuk melalui distribusi cadangan beras pemerintah kepada masyarakat rentan.

Data Penerima Akan Terus Diperbarui

Pemerintah Kota Bekasi memastikan penyaluran bansos pangan akan terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran. Pembaruan data penerima juga akan dilakukan secara berkala agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Insya Allah pelayanan seperti ini akan terus kita tingkatkan. Data penerima juga akan kita perbarui kembali supaya masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan,” ujar Bobihoe.

BACA JUGA:  Komisi III DPRD Kota Bekasi Soroti Permasalahan PDAM dan Dorong Penambahan Penyertaan Modal

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Bulog menjadi kunci utama agar distribusi bantuan pangan dapat berjalan lancar dan menjangkau masyarakat secara merata.

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah agar kebutuhan pangan keluarga masyarakat tetap terpenuhi,” tutupnya.