Polri  

Samsat Kabupaten Bekasi Berikan Solusi Bagi Wajib Pajak Yang Terkendala Ekonomi 

Photo: Penandatanganan kesepakatan bersama samsat kabupaten bekasi bersama koperasi desa merah putih (Doc.cam)
banner 120x600

dutaswaranews.com Bekasi | Terobosan baru dalam pelayanan publik resmi dihadirkan di Kabupaten Bekasi. Samsat Kabupaten Bekasi menandatangani kesepakatan bersama dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Pusat Koperasi Karyawan (Pudkopkar) Kabupaten Bekasi untuk membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui skema koperasi.

Program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kendala ekonomi dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak di wilayah Kabupaten Bekasi.

Menanggapi halte tersebut, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Wilayah Kabupaten Bekasi atau Kepala Samsat Kabupaten Bekasi, Mochamad Fajar Ginanjar, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran di lapangan menunjukkan banyak masyarakat yang menunggak pajak bukan karena sengaja, melainkan karena faktor ekonomi.

BACA JUGA:  Polsek Medan Satria Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

“Sebagian masyarakat sebenarnya ingin membayar pajak, tetapi terkadang terbentur kondisi ekonomi. Ada kebutuhan lain yang harus diprioritaskan sehingga pembayaran pajak tertunda,” ungkap Fajar. Rabu (10/6/2026).

Melalui kerja sama ini, koperasi akan berperan sebagai pihak yang terlebih dahulu membayarkan pajak kendaraan anggota kepada Samsat. Selanjutnya, anggota dapat mengembalikan dana tersebut kepada koperasi melalui mekanisme cicilan.

“Intinya, bayar pajak sekarang bisa dicicil lewat koperasi. Samsat menerima pembayaran secara penuh, sementara koperasi membantu anggotanya melalui skema pembiayaan yang lebih ringan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Komunitas Ngopi Broo Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Menurut Fajar, model kerja sama tersebut menciptakan solusi yang saling menguntungkan atau win-win solution. Samsat dapat meningkatkan capaian penerimaan pajak, sementara koperasi memperoleh peluang memperkuat layanan kepada anggota.

“Saya optimistis target penerimaan pajak bisa tercapai melalui program ini. Di sisi lain, koperasi juga mendapatkan manfaat dari pengelolaan pembiayaan kepada anggotanya yang pada akhirnya kembali untuk kesejahteraan anggota,” tandasnya.

Program kolaborasi ini diharapkan menjadi inovasi pelayanan publik yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bekasi.