Indosat dan SMK Walang Jaya Luncurkan Kios Praktik untuk Perkuat Pendidikan Vokasi

Foto:Kios SMK Walang Jaya, program kolaboratif antara Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan SMK Walang Jaya (Doc.Ist)
banner 120x600

dutaswaranews.com, Jakarta – Upaya menghadirkan pembelajaran vokasi yang lebih relevan dengan kebutuhan industri terus diperkuat. Salah satunya melalui inisiatif Kios SMK Walang Jaya, program kolaboratif antara Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan SMK Walang Jaya yang mengedepankan pembelajaran berbasis praktik langsung di lingkungan sekolah.

Inisiatif ini dirancang sebagai ruang pembelajaran terapan bagi siswa untuk merasakan pengalaman mengelola bisnis ritel telekomunikasi secara nyata, mulai dari operasional harian, pencatatan transaksi, hingga pelayanan pelanggan. Program ini sekaligus menjadi jembatan antara teori di kelas dan kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.

EVP – Head of Circle Jakarta Raya (JAYA) Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, menjelaskan bahwa inisiatif Kios di SMK Walang Jaya merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat pendidikan vokasi.

“Pendidikan vokasi adalah kunci dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri dan siap kerja. Melalui kolaborasi ini, siswa tidak hanya mempelajari teori bisnis, tetapi juga mengasah kemampuan manajerial dan finansial yang dibutuhkan saat memasuki dunia industri,” ujar Chandra.

BACA JUGA:  Dewi: Hari Anak Nasional 2025, Libatkan 3.000 Siswa Jadikan Duta Informasi Keselamatan Lalu Lintas

Dalam implementasinya, siswa dari berbagai jurusan seperti Teknik Otomotif, Akuntansi, hingga Tata Kelola Perkantoran mendapatkan pendampingan langsung dari tim Indosat. Pendekatan experiential learning tersebut diakui sebagai bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga selaras dengan kurikulum sekolah.

Tidak hanya mengelola kios, siswa juga mendapatkan akses pada sejumlah pelatihan tematik yang diinisiasi Indosat, seperti seminar teknologi seluler, distribusi digital, hingga literasi kecerdasan buatan (AI). Pelatihan ini bertujuan memperluas wawasan teknis sekaligus menanamkan pemahaman tentang transformasi digital di era modern.

Kepala Sekolah SMK Walang Jaya,Gatot Edi Sabekti, S.Pd., mengapresiasi format pembelajaran kolaboratif tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Indosat Ooredoo Hutchison yang telah memberikan ruang bagi siswa kami untuk belajar langsung dari industri. Pengalaman ini sangat membantu membangun kemandirian dan kepercayaan diri siswa ketika mereka memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Enam Tahun Berdiri, RSUD Pondok Gede Mantapkan Layanan TBC dan HIV

SMK Walang Jaya yang memiliki lebih dari 2.800 siswa dari empat jurusan—TKRO, TBSM, AKL, dan OTKP menjadi salah satu sekolah yang aktif mengembangkan pembelajaran terapan. Kios @ School merupakan kelanjutan dari kerja sama Indosat dengan sekolah tersebut melalui berbagai program edukatif sebelumnya, seperti Hero Power Battle, seminar teknologi, hingga pelatihan pemasaran berbasis AI.

Indosat memastikan model pembelajaran ini dikembangkan sebagai best practice nasional untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK di era modern.

“Kami ingin Kios SMK Walang Jaya menjadi ruang pembelajaran berkelanjutan yang menghubungkan dunia pendidikan dan dunia usaha. Indosat berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui konektivitas, inovasi, dan kolaborasi,” tutup Chandra.

BACA JUGA:  Anthony : Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Pahlawan Lewat Hukum dan Teknologi

Inisiatif ini menegaskan peran konektivitas yang tidak hanya membuka akses digital, tetapi juga menciptakan peluang pembelajaran baru bagi generasi muda. Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dan aplikatif, Indosat terus mendorong terciptanya talenta muda Indonesia yang berdaya saing dan siap menghadapi transformasi industri.