Daerah  

Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 Mulai Masuk Tahap Klarifikasi Lapangan

Zamroni
Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 Mulai Masuk Tahap Klarifikasi Lapangan
banner 120x600

Dutaswaranews.com||Kota Bekasi– Penilaian klarifikasi lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bekasi 2026 mulai dilaksanakan, Selasa (15/9/2026).

Tahapan ini dilakukan untuk memverifikasi program, inovasi, serta capaian kelurahan secara langsung di lapangan.Penilaian berlangsung selama enam hari dengan mengunjungi 12 kelurahan yang mewakili 12 kecamatan di Kota Bekasi.

Hari pertama, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama tim penilai Dinas Tata Pemerintahan (Tapem), perangkat daerah terkait, dan TP PKK Pusat mengunjungi Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Tim meninjau berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman obat keluarga dan hidroponik, kegiatan KWT, koperasi, UMKM, Rumah Dilan, PAUD, budidaya ikan lele, hingga rumah sehat.

BACA JUGA:  Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan Sosial

Beragam produk kreatif warga juga ditampilkan, termasuk kerajinan berbahan daur ulang yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipasarkan lebih luas.Wiwiek mengatakan, klarifikasi lapangan tidak hanya melihat kesesuaian program dengan data yang disampaikan, tetapi juga keterlibatan masyarakat dan manfaatnya bagi warga.

“Yang kita lihat bukan hanya bagaimana program itu dipaparkan, tetapi bagaimana pelaksanaannya di lapangan dan sejauh mana masyarakat ikut terlibat,” ujar Wiwiek.

BACA JUGA:  Bambang Purwanto Pimpin Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, Gantikan Saifuddaulah

Penilaian kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu. Tim meninjau kegiatan KWT, Posyandu, UMKM, Rumah Dilan, TOGA, serta pemanfaatan lahan terbatas untuk budidaya tanaman pangan dan sayuran.

Di salah satu lokasi, warga membudidayakan sekitar 43 jenis tanaman, mulai dari tomat, cabai, ubi, labu hingga tanaman buah seperti durian, mangga, dan jeruk. Tim juga melihat berbagai produk olahan pangan hasil kreativitas masyarakat.

Wiwiek berharap berbagai inovasi yang telah berjalan tidak berhenti setelah penilaian, tetapi terus dikembangkan melalui sinergi pemerintah, TP PKK, kader, dan masyarakat.

“Kita ingin setiap potensi yang ada di masyarakat terus dikembangkan agar memberikan dampak lebih luas bagi kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Ketua dan Sekretaris LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Resmi Mundur

(Rnz/Fieq/Dokpim)