Berita  

Hadir di HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Wali Kota Bekasi Ajak Umat Perkuat Toleransi dan Doakan Korban Bencana

Zamroni
banner 120x600

Dutaswaranews.com,KOTA BEKASI— Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-4 Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka, Paroki Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Kehadirannya menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan bahwa wilayah Kranggan memiliki kultur kebhinekaan yang kuat. Semangat Bhinneka Tunggal Ika yang hidup di tengah masyarakat, menurutnya, merupakan modal utama dalam membangun toleransi di Kota Bekasi.

“Ketoleransian ini terbentuk dari adat istiadat dan keberagaman yang ada di masyarakat. Ini menjadi salah satu kekuatan Kota Bekasi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ujar Tri.

BACA JUGA:  DPRD Bekasi Soroti Banjir Villa Indah Permai, Pemkot Diminta Cari Solusi Cepat

Ia menambahkan, pada 2025 Kota Bekasi berhasil menempati peringkat kelima sebagai kota paling toleran di Indonesia versi Setara Institute. Capaian tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada 2026 dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Harapannya, di tahun 2026 ini Kota Bekasi bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Tentu ini membutuhkan peran dan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.

Ajak Umat Doakan dan Bantu Korban Bencana.

Selain merayakan suka cita HUT gereja, Wali Kota juga mengajak umat Kristiani untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama bangsa yang tengah dilanda musibah.

Ia mengajak seluruh umat untuk bersama-sama mendoakan warga yang terdampak bencana, khususnya di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan.

BACA JUGA:  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Tidak hanya dengan doa, tetapi juga dengan kepedulian dan bantuan nyata,” ungkapnya.

Tri turut mengajak masyarakat berdonasi bagi para korban bencana. Ia mencontohkan semangat gotong royong warga Kota Bekasi saat melakukan penggalangan dana untuk masyarakat Aceh beberapa waktu lalu.

“Kepedulian tersebut merupakan bukti bahwa Kota Bekasi tidak hanya berbicara mengenai toleransi, tetapi juga mampu menunjukkan solidaritas dan kemanusiaan dalam tindakan nyata,” tegasnya.

Wali Kota berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial tersebut terus terjaga. Dengan demikian, keberagaman di Kota Bekasi dapat menjadi kekuatan dalam membangun daerah sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Wawali Bekasi Ajak Warga Peduli Lingkungan Lewat Susur Sungai

 

(An/ndoet)