Daerah  

Tri Adhianto Targetkan 3 Juta Pohon, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Penghijauan Kota

Zamroni
banner 120x600

Dutaswaranews.com,KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi memperkuat komitmen penghijauan dengan menargetkan penanaman 3 juta pohon selama lima tahun masa kepemimpinan Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono. Program ini mendorong partisipasi masyarakat melalui sumbangan pohon dan aksi kolektif di lingkungan.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kegiatan penanaman pohon bertema “Hijaukan Bumi, Sejuta Manfaat bagi Alam” di Taman Galaxy, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Bekasi dengan Jemaat Gereja Katolik Paroki St. Bartolomeus.

BACA JUGA:  Pengangkatan Wakil Bupati Bekasi Masuk Agenda Paripurna 16 Oktober

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar seremonial, melainkan investasi ekologis jangka panjang.“Penanaman pohon adalah investasi untuk masa depan. Pembangunan kota harus seimbang dengan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, target 3 juta pohon akan dicapai secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas keagamaan, sekolah, pelaku usaha, hingga warga di tingkat RT/RW.

Untuk mendukung keberhasilan program, Pemkot Bekasi juga mendorong pembangunan sumur resapan di tiap lingkungan guna menjaga ketersediaan air tanah serta mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

BACA JUGA:  Wawali Harris Bobihoe Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi Terbarukan

“Kita tidak hanya menanam, tetapi memastikan pohon tumbuh dan memberi manfaat,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Paroki St. Bartolomeus Leonardus Pieter Pungki Setiawan, Camat Rawalumbu Sri Susilawati, Lurah Bojong Menteng Kodriana, serta warga setempat.Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap penghijauan menjadi budaya bersama demi menciptakan kota yang lebih sehat, sejuk, dan tangguh menghadapi perubahan iklim.

BACA JUGA:  Aset Tirta Bhagasasi Resmi Diserahkan, Tirta Patriot Kelola Penuh Layanan Air Kota Bekasi

(Anisa/OZI)