Berita  

Pemkot Bekasi Siapkan Pelebaran Jalan Akses Proyek Strategis, Target Groundbreaking Mei

Redaksi
Photo: Kepala Dinas Bina Marga dan sumber daya air DBMSDA Kota Bekasi. Idi Susanto (Doc.cam)
banner 120x600

dutaswaranews.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mulai mengakselerasi penyiapan infrastruktur pendukung bagi proyek-proyek prioritas daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan akses jalan menuju lokasi pembangunan yang lahannya telah dilepaskan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, menyampaikan bahwa instansinya menjalankan peran strategis dalam menjamin kelayakan akses menuju kawasan proyek, meski sektor utama seperti pengelolaan sampah berada di bawah kewenangan lembaga lain.

“Dinas BMSDA bertanggung jawab pada kesiapan akses jalan. Untuk pelebaran, usulan pembebasan lahan sudah diajukan dan seluruh titik telah disurvei,” kata Idi, Jumat (6/2/2026).

BACA JUGA:  Dari Tenda Hijau Reses, Warga Titip Harapan: Turap Kali hingga Ambulans Lingkungan

Menurutnya, proses perencanaan telah memasuki tahap teknis dan administratif, termasuk pembahasan di tingkat Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPT) serta penyiapan anggaran pembebasan lahan dan pekerjaan fisik. Tahapan tersebut kini mulai direalisasikan secara bertahap.

Penyiapan infrastruktur ini diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan pusat dan daerah, salah satunya proyek sektor pangan yang dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Mei mendatang di Kota Bekasi. Pekerjaan jalan, lanjut Idi, akan berjalan beriringan dengan tahapan awal proyek tersebut.

“Pekerjaan infrastruktur dilaksanakan paralel setelah groundbreaking dimulai,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Nasional Bangun Kesadaran Lingkungan

Pada tahap awal, pelebaran jalan akan dilakukan sepanjang kurang lebih 300 meter, dimulai dari akses utama di depan kawasan hingga ke dalam area inti proyek. Ruas ini ditetapkan sebagai prioritas guna menjamin kelancaran mobilitas selama masa konstruksi.

Selain pekerjaan jangka pendek, Pemkot Bekasi juga menyusun rencana pengembangan infrastruktur lanjutan. Di antaranya pembangunan flyover di kawasan belakang kapal yang ditargetkan masuk dalam skema penganggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2026–2027, dengan proyeksi penyelesaian akhir 2027.

Adapun rencana underpass di sekitar kawasan stasiun akan dilanjutkan setelah proyek flyover rampung. Tahap pembebasan lahan direncanakan menyusul, dengan pelaksanaan fisik diproyeksikan pada periode anggaran berikutnya.

BACA JUGA:  Jasa Raharja dan Korlantas Polri Dorong Masyarakat Tertib Berlalu Lintas lewat Acara Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas

“Seluruh pembangunan dilakukan bertahap, menyesuaikan prioritas dan kesiapan lahan, agar antarproyek saling terhubung dan berkelanjutan,” tutup Idi.