Hari Kesaktian Pancasila, Anthony Taufan Tekankan Kepastian Hukum

Redaksi
Photo: poster ucapan hari kesaktian pancasila 2026
banner 120x600

Dutaswaranews.com | JAKARTA – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai persatuan, keadilan dan kepastian hukum dalam kehidupan berbangsa.

Pada 1 Oktober 2026, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menempatkan persatuan dan nilai Pancasila sebagai bagian penting dalam mewujudkan kehidupan bernegara yang berkeadilan.

Praktisi hukum sekaligus pengacara senior Dato Dr(c) H. Kemas Ridwan Anthony Taufan, SE., S.H., M.H., M.Kn., M.Si., turut menyampaikan pesan dalam momentum nasional tersebut.

Ketua Umum Goegoek Kesultanan Palembang Darusalam se-Jabotabek itu menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pijakan dalam kehidupan masyarakat, termasuk ketika berbicara mengenai hukum dan keadilan.

BACA JUGA:  Wawali Harris Bobihoe Sapa Pendengar Camajaya FM, Paparkan Program Kota Bekasi

Menurut Anthony, hukum memiliki posisi penting dalam menjaga ketertiban sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, penerapan hukum perlu berjalan dengan menjunjung prinsip keadilan dan kepastian hukum.

“Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga dapat menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa mengenai sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, ” ujar pengacara senior. Kamis (1/10/2026).

Dalam perspektif hukum, nilai Pancasila dapat tercermin melalui penghormatan terhadap hak setiap warga negara, perlakuan yang adil, serta proses hukum yang dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab.

Anthony juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan. Menurutnya, persoalan hukum seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan dengan tindakan yang dapat memperlebar konflik di masyarakat.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat 

“Semangat tersebut dinilai sejalan dengan makna Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Ketika hukum ditegakkan dengan menjunjung keadilan dan masyarakat menghormati aturan, kehidupan berbangsa dapat berjalan secara lebih tertib, ” katanya.

Hari Kesaktian Pancasila 2026, dengan demikian, bukan sekadar momentum mengenang perjalanan sejarah bangsa.

“Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa nilai Pancasila harus terus hadir dalam praktik kehidupan bernegara, termasuk dalam membangun sistem hukum yang berkeadilan, ” tandasnya.

Anthony berharap semangat Pancasila dapat terus diwujudkan melalui tindakan nyata seluruh elemen bangsa sehingga cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur dapat diperkuat melalui kehidupan hukum yang menjunjung keadilan.