Dutaswaranews.com | Bekasi – Pengerjaan drainase di lingkungan RT 004 RW 032 Desa Sumberjaya, tepatnya di Perumahan Griya Asri 2 Blok C, mendapat sorotan warga dan Ketua RT setempat.
Ketua RT 004, Joko, menilai metode pembongkaran saluran menggunakan excavator tidak tepat untuk ukuran got yang kecil. Dampaknya, tanaman dan sejumlah bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.
Ia menjelaskan, pembongkaran berlangsung sejak pagi hingga menjelang Maghrib. Namun selama proses berlangsung, pihak kontraktor maupun pengawas tidak berada di lokasi.
“Bahkan papan informasi proyek tidak terpasang, sementara bekas puing bongkaran dibiarkan berantakan dan berserakan tanpa pembersihan, ” kata joko kepada awak media kamis (22/10/2026).
Joko mengatakan, untuk pekerjaan di lingkungan perumahan seharusnya menggunakan alat dengan ukuran yang lebih kecil, seperti PC 50.
“Hal itu mengingat bangunan di sekitar lokasi merupakan bangunan lama yang dikhawatirkan bisa ambruk jika mendapat getaran berlebih, ” tegasnya.
Ia menegaskan, sejak awal pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut kepada pengawas di lapangan.
Warga berharap ada sosialisasi terlebih dahulu kepada lingkungan sebelum pengerjaan dimulai. Selain itu, papan informasi proyek diminta segera dipasang dan pengawas diminta standby di lokasi untuk memantau kualitas pekerjaan.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kontrakan maupun dinas terkait.














