Dutaswaranews.com | Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) untuk memperkuat persatuan, gotong royong, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ajakan tersebut mengemuka dalam Kopi Darat (Kopdar) dan konsolidasi Pospera Bekasi Raya di Balai Rakyat DPRD Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai kecamatan ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat menjelang tahun politik 2029. Hadir Ketua Umum Pospera Mustar Manurung, Ketua Pospera Jawa Barat H. Teddy Risandi, Ketua Pospera Kabupaten Bekasi Sardi Adi Saputra, serta anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan dr. Ferry Parluhutan Sirait.

Pemerintah Kabupaten Bekasi diwakili Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Robert Suwandi yang hadir mewakili Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Dalam sambutannya, Robert menegaskan bahwa setiap gerakan organisasi harus memiliki tujuan yang jelas serta dilandasi semangat persatuan dan tanggung jawab. Kegiatan organisasi, kata dia, tidak cukup hanya menjadi ajang berkumpul atau menyampaikan gagasan, tetapi harus melahirkan tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah mengajak kita semua untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera. Harus ada momentum perjuangan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya integritas dan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, serta menegaskan pemerintah daerah terbuka bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan.
“Kami berharap kegiatan yang dilakukan tidak hanya sebatas wacana, tetapi bisa diwujudkan melalui aksi nyata. Bahkan, tanpa harus selalu bergantung pada bantuan pemerintah, organisasi harus mampu menggerakkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pospera Jawa Barat H. Teddy Risandi menjelaskan, kopdar di Cikarang yang melibatkan Kota dan Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi Pospera di Jawa Barat.
“Ini adalah rangkaian konsolidasi Pospera, khususnya di Jawa Barat. Hari ini dilaksanakan di Cikarang dengan melibatkan dua wilayah, yakni Kota dan Kabupaten Bekasi. Tujuannya untuk memperkuat basis-basis organisasi sebagai persiapan menuju konsolidasi 2029,” ujar Teddy.
Menurutnya, pertemuan tidak hanya membahas penguatan internal, tetapi juga menyentuh persoalan lokal, mulai dari persoalan masyarakat, dinamika Pilkades, hingga konstelasi politik Kabupaten Bekasi, termasuk proses pengisian jabatan Wakil Bupati.
Terkait dinamika pemilihan Wakil Bupati Bekasi, Teddy berpandangan sosok yang nantinya mendampingi kepala daerah harus mampu menjadi penengah, menjaga stabilitas pemerintahan, serta memiliki rekam jejak yang baik dan bersih.
“Kalau bisa, Wakil Bupati menjadi penengah. Masyarakat tentu menginginkan pemimpin yang bersih, memiliki kebijakan yang jelas, dan mampu membawa Kabupaten Bekasi kembali ke jalur cita-citanya,” ungkapnya.
Menjawab peluang dirinya masuk bursa calon Wakil Bupati Bekasi, Teddy menyatakan sebagai kader PDI Perjuangan dirinya siap menjalankan penugasan partai.
“Sebagai kader partai, saya mengikuti penugasan dan keputusan partai. Jika memang partai memberikan kepercayaan kepada saya, tentu kita siap, karena yang terpenting adalah kepentingan masyarakat,” katanya.
Teddy juga menyoroti persoalan yang masih dihadapi masyarakat, terutama sulitnya memperoleh lapangan pekerjaan dan kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Menurutnya, keberadaan kawasan industri berskala besar di Kabupaten Bekasi seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Dalam sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan aspirasi, di antaranya dari kalangan petani di wilayah utara Kabupaten Bekasi, serta persoalan normalisasi sungai dan penertiban bangunan liar, termasuk keluhan warga terdampak pembongkaran rumah dan tuntutan kompensasi.
Menanggapi hal tersebut, Teddy menyampaikan seluruh usulan akan dibahas lebih lanjut melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Bekasi.
“Usulan-usulan itu akan kami rapatkan di Fraksi PDI Perjuangan. Semoga bisa memberikan solusi atas semua persoalan yang ada,” pungkasnya.
Melalui Kopdar tersebut, Pospera Bekasi Raya diharapkan tidak hanya memperkuat soliditas organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang, tetapi juga menjadi ruang perjuangan dan penyalur aspirasi masyarakat akar rumput.














