Berita  

DPRD Kota Bekasi Tunggu Hasil Audit Inspektorat Terkait Revitalisasi Pasar Bantargebang.

Zamroni
banner 120x600

dutaswaranews.com,KOTA BEKASI – DPRD Kota Bekasi masih menunggu hasil audit Inspektorat Kota Bekasi untuk menentukan kelanjutan kerja sama revitalisasi Pasar Bantargebang dengan PT Javana.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mengatakan keputusan terkait perpanjangan addendum kerja sama akan didasarkan pada rekomendasi hasil audit tersebut.

Hal itu disampaikan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Disdagperin, Disperkimtan, Bagian Kerja Sama Setda Kota Bekasi, dan PT Javana di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/6/2026).

BACA JUGA:  Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Modus Rampas Motor Sasar Anak SMP

“RDP ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi mahasiswa terkait lambannya progres revitalisasi Pasar Bantargebang. Kami meminta penjelasan dari seluruh pihak terkait mengenai perkembangan proyek tersebut,” ujar Latu.

Menurutnya, audit Inspektorat diperlukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan proyek yang hingga kini belum rampung.

“Kami menunggu hasil audit terlebih dahulu. Nantinya akan diketahui apakah pembangunan dilanjutkan oleh PT Javana atau ada langkah lain sesuai rekomendasi Inspektorat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Javana, Hartono, mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai perpanjangan kerja sama masih dalam tahap kajian.

BACA JUGA:  Aksi Unjuk Rasa, Desak Kejari Kota Bekasi Panggil Para Penikmat Uang Rakyat

“Masih dikaji, diperpanjang atau tidak belum ada keputusan,” ujarnya.

Ia juga mengakui pembangunan revitalisasi belum sepenuhnya selesai, terutama pada bagian ruko lantai atas.

Sebelumnya, revitalisasi Pasar Bantargebang menjadi sorotan setelah mahasiswa yang tergabung dalam Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi pada 9 Juni 2026.

Mahasiswa mendesak DPRD memperkuat fungsi pengawasan dan memastikan revitalisasi pasar berjalan transparan serta memberikan kepastian bagi para pedagang yang terdampak proyek tersebut.