Dutaswaranews.com,KOTA BEKASI – Korban meninggal dunia akibat insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Mustika Jaya, kini bertambah menjadi empat orang. Kabar duka ini dikonfirmasi saat Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, melayat ke rumah duka salah satu korban, Aulia Putri, di kawasan Mahkota Cimuning, Kamis (9/4).
Korban dinyatakan wafat setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Bekasi pasca-insiden yang terjadi pada Rabu (1/4) lalu.
Dalam kunjungannya, Wakil Wali Kota yang didampingi jajaran perangkat daerah menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami merasakan duka yang sangat mendalam atas tragedi ini. Doa terbaik kami panjatkan untuk almarhumah, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Harris Bobihoe.
Pemerintah Kota Bekasi menyatakan telah mengambil langkah responsif dan komprehensif guna menangani dampak ledakan. Harris menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta melakukan audit menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) di lokasi kejadian.
“Hari ini kami langsung melakukan konsolidasi pasca-tragedi. Seluruh pihak terkait telah dipanggil untuk evaluasi total, mulai dari rencana relokasi hingga mekanisme penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Langkah tegas ini diambil agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan,” tegasnya.














