dutaswaranews.com | Jakarta – Penguatan ekosistem keselamatan transportasi publik menjadi fokus kolaborasi antara Jasa Raharja dan DAMRI. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke Perum DAMRI Cabang Kemayoran, Selasa (17/2/2026).
Pertemuan strategis ini menandai langkah konkret kedua BUMN dalam menyelaraskan kebijakan keselamatan, peningkatan kualitas layanan, serta optimalisasi perlindungan penumpang.
Awaluddin menegaskan, sistem keselamatan transportasi publik menuntut pendekatan terintegrasi.
“Keselamatan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan sinergi kuat dan sistem yang terhubung,” ujarnya.
Dalam konteks tersebut, Jasa Raharja mendorong kolaborasi berbasis data, termasuk pemanfaatan manifest penumpang DAMRI guna meningkatkan akurasi perlindungan dan percepatan layanan santunan kecelakaan.
Selain itu, kerja sama diarahkan pada penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan penanganan gawat darurat (PPGD) dan mitigasi risiko kecelakaan.
Direktur Teknik & Fasilitas DAMRI Arifin menambahkan, aspek kesehatan pengemudi menjadi variabel krusial dalam sistem keselamatan transportasi.
“Program pemeriksaan kesehatan pengemudi secara berkala penting untuk menjaga keselamatan perjalanan,” katanya.
Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, sinergi Jasa Raharja dan DAMRI dinilai strategis dalam memperkuat transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas nasional yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.














