Banjir Kembali Rendam Pejuang Bekasi, Tiga Kali Terjadi Sepanjang Januari

Redaksi
Photo: Warga kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi saat dilokasi kediaman nya (Dok.cam)
banner 120x600

dutaswaranews.com, Medan Satria || Hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu yang disertai kiriman air dari Bogor kembali memicu banjir di permukiman warga RT 001 RW 007, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Kamis (29/1/2026). Peristiwa ini menjadi banjir ketiga yang melanda kawasan tersebut sepanjang Januari 2026.

Genangan air setinggi 30 hingga 60 sentimeter merendam jalan lingkungan dan rumah warga, menyebabkan akses terputus serta aktivitas masyarakat lumpuh. Sebagian warga memilih bertahan di lantai dua rumah sambil menyelamatkan barang-barang berharga dari terjangan air.

BACA JUGA:  AWPI Laporkan DLH Kota Bekasi ke KemenPAN-RB, Putusan PTUN Diabaikan

Ketua RW 007 Kelurahan Pejuang, Maman Ahmad Damanhuri, menyebut banjir yang kian sering terjadi menunjukkan adanya persoalan serius di luar faktor cuaca ekstrem.

“Dalam satu bulan, wilayah kami sudah tiga kali terendam. Delapan RT terdampak. Lingkungan berubah drastis, dari kawasan persawahan menjadi permukiman padat. Akibatnya, daerah resapan air hampir hilang,” ujar Maman.

Ia menambahkan, sistem drainase yang ada saat ini tidak lagi memadai untuk menampung debit air yang meningkat setiap hujan deras melanda.

BACA JUGA:  Warkop Agam Official Resmi Buka Cabang Kedua di Cibuntu, Hadirkan Konsep Outdoor 24 Jam

Pihak Kelurahan Pejuang bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir. Warga diminta tetap siaga mengingat potensi hujan susulan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pengerukan lumpur di aliran sungai, perbaikan serta pelebaran saluran drainase, hingga penguatan edukasi publik agar tidak membuang sampah ke saluran air.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi apabila ketinggian air terus bertambah.

BACA JUGA:  KP3D Desak PLN Sambungkan Kembali Listrik Kantor Desa SumberJaya

(Deni I)