Https://Www.dutaswaranews.com – Kota Bekasi || Advokat senior Ridwan Anthony Taufan resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Goegoek Kesultanan Palembang Darussalam wilayah Jabodetabek untuk masa bakti 2025–2030. Pengukuhan ini berlangsung khidmat di Ballroom Aston Imperial Hotel, Kota Bekasi, pada Minggu, 13 Juni 2025.
Ridwan Anthony Taufan, seorang praktisi hukum ternama yang dikenal luas di kalangan advokat nasional, ditunjuk langsung oleh Paduka Yang Mulia Sultan Mahmud Badaruddin IV Jayo Wikramo Raden Muhammad Fauwaz Diraja.
Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat peran Goegoek sebagai penjaga budaya, adat, dan nilai-nilai luhur Kesultanan Palembang Darussalam di wilayah perantauan, khususnya Jabodetabek.
Sultan Mahmud Badaruddin IV menyampaikan bahwa pembentukan dan pengukuhan pengurus Goegoek Jabodetabek bertujuan untuk melestarikan identitas budaya Palembang di tengah dinamika masyarakat urban.
“Tujuan pembentukan Goegoek adalah untuk menjaga keberlangsungan adat dan budaya Kesultanan Palembang Darussalam bagi masyarakat Palembang yang berada di luar kota, khususnya Jabodetabek. Selain itu, juga untuk memperkuat rasa persatuan dalam komunitas perantauan,” ujar Sultan Mahmud.
Ia menjelaskan bahwa struktur organisasi Goegoek Jabodetabek saat ini terdiri dari 27 pengurus inti yang berasal dari berbagai latar belakang, mayoritas adalah praktisi hukum. Ke depannya, struktur ini akan terus berkembang sesuai kebutuhan organisasi dan program yang dijalankan.
“Program kami ke depan meliputi seminar budaya, penyuluhan hukum, serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” tambah Sultan Mahmud.
Sultan juga menekankan bahwa Goegoek tidak hanya sebagai komunitas budaya semata, melainkan juga memiliki peran aktif dalam membangun sinergi sosial dan memperkuat kesadaran hukum masyarakat Palembang di perantauan.
Sementara itu, Ridwan Anthony Taufan atau yang akrab disapa Anthony, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Goegoek sebagai organisasi yang progresif dan berdampak.
“Visi kami adalah memperkenalkan dan melestarikan adat budaya Palembang, serta memberikan advokasi hukum kepada warga Palembang di Jabodetabek. Kami juga akan menjalin kolaborasi dengan instansi seperti Kementerian Kebudayaan dalam menyelenggarakan program edukatif dan kultural,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Goegoek Jabodetabek, YM Pangeran Citro Dr. H. Kemas Herman, S.H., M.H., M.Si., menyatakan bahwa Goegoek merupakan bagian dari jaringan nasional yang memiliki tujuan besar untuk mempertahankan warisan budaya leluhur Kesultanan Palembang Darussalam.
“Kami berharap keberadaan Goegoek di Jabodetabek akan memberikan manfaat nyata, terutama dalam pemahaman dan perlindungan hukum adat bagi masyarakat,” tandasnya.
Acara pengukuhan juga dirangkaikan dengan pengumuman struktur lengkap organisasi Goegoek Jabodetabek yang mencakup berbagai bidang, seperti adat, hukum, pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, dan kemitraan.
Dengan kepemimpinan baru dan semangat pelestarian budaya yang kuat, Goegoek Jabodetabek diharapkan dapat menjadi wadah yang memperkuat solidaritas masyarakat Palembang perantauan serta menjaga nyala warisan budaya di tengah arus modernisasi.
Struktur Dewan Pengurus Goegoek Kesultanan Palembang Darussalam Jabodetabek
Pelindung: Sultan Palembang Darussalam
Ketua Umum Dato’ Pangeran Citro H. Kemas Ridwan Anthony Taufan, Sekretaris Jenderal Pangeran Citro Dr. H. Kemas Herman
Wakil Ketua Umum & Bidang Lain Terdiri dari para profesional di berbagai disiplin, termasuk hukum, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, kemitraan, hingga publikasi.














