Daerah  

Arus Balik Lebaran 2026, Jasa Raharja Pastikan Layanan Cepat dan Santunan Tanpa Tertunda

Photo: Momentum arus balik Idulfitri 2026 menjadi perhatian serius bagi Jasa Raharja dalam memastikan keselamatan dan perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan. (Doc.Ist)
banner 120x600

dutaswarasnews.com | Palembang – Momentum arus balik Idulfitri 2026 menjadi perhatian serius bagi Jasa Raharja dalam memastikan keselamatan dan perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan.

Melalui pemantauan langsung yang dipimpin Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Harwan Muldidarmawan, Jasa Raharja meninjau kesiapan berbagai titik pelayanan di wilayah Banten, Lampung hingga Sumatera Selatan.

Pemantauan dimulai dari jalur penyeberangan Merak–Bakauheni yang merupakan salah satu jalur terpadat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Di Pelabuhan Merak, rombongan meninjau kesiapan layanan penyeberangan yang dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

Selama kunjungan tersebut, Jasa Raharja juga berdialog dengan para pemudik untuk mengetahui kondisi perjalanan serta memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang tengah kembali ke daerah asal maupun tempat kerja.

BACA JUGA:  Silaturahmi Akbar PAN Bekasi Utara, Alex Ziblo Perkuat Basis Kader dan Tebar Bingkisan Lebaran

Setelah menyeberang ke Lampung, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan kemanusiaan ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung guna menjenguk korban kecelakaan lalu lintas.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam memastikan korban kecelakaan mendapatkan penanganan medis serta hak santunan secara cepat.

Di Bandar Lampung, rombongan juga menyambangi Pos Pelayanan Terpadu Begadang V yang menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, mulai dari layanan kesehatan hingga tempat istirahat.

BACA JUGA:  AWPI Laporkan DLH Kota Bekasi ke KemenPAN-RB, Putusan PTUN Diabaikan

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Sumatera Selatan dengan meninjau Pos Pelayanan Terpadu Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin. Pos ini dilengkapi fasilitas kesehatan, bengkel kendaraan, ambulans serta mobil derek untuk membantu pemudik yang mengalami kendala.

Selain itu, Harwan juga mengunjungi korban kecelakaan yang dirawat di RS Moh Hoesin Palembang untuk memastikan proses santunan berjalan sesuai prosedur.

“Kami terus mendorong agar setiap proses penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat tanpa keterlambatan santunan,” kata Harwan.

Program Zero Pending Claim menjadi salah satu fokus utama Jasa Raharja agar tidak ada pengajuan santunan korban kecelakaan yang tertunda.

BACA JUGA:  Eksistensi Budaya Betawi: Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Memukau Ribuan Warga Bekasi

Melalui langkah ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya selama masa arus balik Lebaran.