Agama  

ARESTA ’21 Tunjukkan Wajah Baru Pesantren: Edukatif, Humanis, dan Berstandar Nasional

Redaksi
Photo: Pondok Pesantren Husnul Khotimah kembali mencatatkan sejarah melalui penyelenggaraan ARESTA ’21 (Doc.Ist)
banner 120x600

dutaswaranews.com, KUNINGAN – Pondok Pesantren Husnul Khotimah kembali mencatatkan sejarah melalui penyelenggaraan ARESTA ’21 (Ajang Remaja Berprestasi) yang digelar pada Sabtu (31/1/2026). Agenda tahunan ini sukses menyedot perhatian ribuan orang dan menjelma sebagai pertunjukan amal kemanusiaan berskala besar dengan kemasan profesional, tanpa meninggalkan ruh pesantren.

Sejak sore hari, kawasan pesantren di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dipadati lebih dari 5.000 pengunjung. Santri, wali santri, alumni, hingga masyarakat umum membaur dalam satu ruang kebersamaan, menikmati rangkaian acara yang dikemas modern namun tetap sarat nilai edukasi dan syiar Islam.

Tata panggung megah dengan konsep futuristik, dipadu sistem pencahayaan berteknologi tinggi, menghadirkan pengalaman visual yang jarang ditemui di lingkungan pendidikan pesantren. ARESTA ’21 pun tampil bukan sekadar acara hiburan, melainkan ruang ekspresi dan pembuktian kapasitas santri dalam berkarya.

BACA JUGA:  Penutupan Pengajian Asmaul Husna Bersholawat, Lukman Hakim Tegaskan Makna Ramadhan

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Husnul Khotimah, K.H. Mu’tamad, Lc., M.Pd., Al-Hafizh, menegaskan bahwa ARESTA merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pesantren hari ini harus mampu menjawab tantangan era modern. ARESTA ’21 menjadi bukti bahwa santri bisa kreatif, produktif, dan berkontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pesantren,” ujarnya.

Panggung ARESTA ’21 diawali dengan berbagai penampilan spesial dari para santri. Mulai dari pertunjukan seni musik, drama, hingga kreasi tematik lainnya, seluruhnya menunjukkan potensi besar generasi muda pesantren yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan berkarakter.

Puncak kemeriahan terjadi saat musisi nasional Raim Laode tampil di hadapan ribuan penonton. Lagu-lagu yang dibawakan berhasil menghidupkan suasana hangat dan reflektif, sekaligus menjadi momentum penggalangan donasi kemanusiaan. Dilanjutkan dengan penampilan grup nasyid Shoutul Harokah, atmosfer berubah penuh semangat perjuangan melalui lantunan syair solidaritas untuk Palestina.

BACA JUGA:  Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi dan Haul KH Aminullah di Ponpes An-Nur Bekasi

Melalui rangkaian tersebut, ARESTA ’21 berhasil menghimpun donasi hampir Rp800 juta. Capaian ini menandai lebih dari tiga tahun kolaborasi strategis antara Pondok Pesantren Husnul Khotimah dan QUPRO Indonesia sebagai mitra penyelenggara.

CEO QUPRO Indonesia, Ali Amril, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event berskala besar di lingkungan pesantren membutuhkan perencanaan matang dan standar keamanan tinggi.

“Pengelolaan massa dalam lingkungan pendidikan memiliki tantangan tersendiri. Namun berkat sinergi yang telah terbangun selama lebih dari tiga tahun, kami berkomitmen menghadirkan produksi event yang profesional, aman, dan berdampak luas, sesuai visi besar pesantren,”l”ungkapnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Bekasi Rayakan Imlek Bersama Warga di Kelenteng Hok Lay Kiong

Kesuksesan ARESTA ’21 semakin mengukuhkan Pondok Pesantren Husnul Khotimah sebagai salah satu rujukan nasional dalam pengembangan event pesantren yang modern, adaptif, dan inspiratif, sekaligus membuktikan bahwa pesantren mampu menjadi pusat peradaban yang relevan dengan dinamika zaman.