Dutaswaranews.com | Bekasi – Calon nomor urut 2, Kumpul Sebra, menyampaikan pesan persatuan setelah meraih kemenangan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada 20 September 2026.
Usai dinyatakan unggul dalam kontestasi tersebut, Kumpul Sebra mengawali pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada keluarga, tim pemenangan, dan seluruh warga Desa Jejalen Jaya yang telah memberikan dukungan.
“Yang paling pertama saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar saya, para tim kemenangan saya, para warga masyarakat Desa Jejalen Jaya,” kata Kumpul Sebra. Saat ditemui di kediamannya. Senin (21/9/2026).
Ia bersyukur dapat memenangkan Pilkades Jejalen Jaya setelah bersaing dengan calon nomor urut 1.
Namun, Kumpul Sebra menekankan bahwa persaingan politik di tingkat desa telah selesai. Ia mengajak seluruh warga kembali bersatu tanpa membedakan pilihan pada saat Pilkades.
“Sekarang ini kita sudah tidak ada lagi nomor 1, sudah tidak ada lagi nomor 2. Kita ini sekarang bersatu,” ujarnya.
Menurut Kumpul Sebra, semangat kebersamaan diperlukan agar pembangunan Desa Jejalen Jaya dapat berjalan lebih baik. Ia mengajak masyarakat bersama-sama membangun desa sekaligus memperkuat lingkungan.
“Bersatu kita untuk membangun desa, bersatu kita untuk membangun lingkungan,” katanya.
Kumpul Sebra juga menyampaikan harapannya untuk perjalanan Desa Jejalen Jaya dalam delapan tahun ke depan. Ia ingin desa tersebut terus mengalami kemajuan dengan kondisi masyarakat yang tenteram dan damai.
“Mudah-mudahan delapan tahun ke depan ini agar lebih baik lagi, terutama masyarakatnya tenteram, damai, sesuai apa yang kita harapkan,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi penanda bahwa setelah seluruh tahapan Pilkades berakhir, Kumpul Sebra ingin mengedepankan rekonsiliasi dan kebersamaan. Perbedaan pilihan selama masa pemilihan diharapkan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Jejalen Jaya.
Kini, perhatian diarahkan pada agenda pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat selama periode kepemimpinan yang akan datang.














