TNI  

Aksi Airborne Lima Negara Warnai Latgabma Super Garuda Shield 2026

Zamroni
banner 120x600

Dutaswaranews.com,MARTAPURA – Aksi penerjunan gabungan (Airborne) yang melibatkan prajurit dari lima negara mewarnai Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (4/9/2026).

Latihan tersebut melibatkan prajurit dari Indonesia, Amerika Serikat, India, Jepang, dan Prancis. Kegiatan disaksikan Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika selaku Direktur Latihan bersama Deputy Commanding General Brigjen Matthaidess.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Dalam pelaksanaannya, dua pesawat Hercules C-130 TNI serta tiga C-130 dan satu KC-130 milik Amerika Serikat dikerahkan. Sebanyak 320 prajurit melaksanakan penerjunan statis dari ketinggian 1.200 kaki.

Latihan Airborne ini bertujuan meningkatkan kemampuan infiltrasi udara, menyelaraskan prosedur operasi lintas negara, serta menguji kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai potensi krisis di kawasan.

BACA JUGA:  Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Latgabma Super Garuda Shield 2026 diikuti 21 negara dan menjadi sarana memperkuat interoperabilitas, kesiapsiagaan, serta kemampuan operasi gabungan antara TNI, USINDOPACOM, dan negara-negara mitra.

Selain meningkatkan kemampuan militer, latihan multinasional ini juga menjadi bagian dari penguatan kemitraan strategis dan diplomasi pertahanan guna mendukung perdamaian serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

**(dn/rls)**