Akses Jalan Baru Wisma Asri Diresmikan, Mobilitas Warga Teluk Pucung Kian Lancar dan Aman

Redaksi
Photo: Rapat koordinasi intansi pasca diresmikan sisi barat perjuangan harapan baru wisma asri teluk pucung (Doc.cam)
banner 120x600

dutaswaranews.com, Kota Bekasi – Akses jalan sisi barat Perjuangan Harapan Baru menuju kawasan Wisma Asri, Kelurahan Teluk Pucung, yang baru diresmikan Wali Kota Bekasi, diharapkan menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kelancaran mobilitas warga sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

Pasca peresmian, Pemerintah Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi lintas instansi guna memastikan penerapan sistem satu arah berjalan efektif dan aman. Rapat tersebut melibatkan unsur Dinas Perhubungan, kepolisian, TNI, serta perwakilan masyarakat.

Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kelurahan Teluk Pucung, Muhammad Rosiyanto akrab disapa H.M. Rosiyanto menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi warga, khususnya terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Saya diundang bersama Dinas Perhubungan, dihadiri unsur Polsek, Danramil, serta dinas terkait lainnya, untuk membahas penerapan sistem satu arah dari Wisma Asri menuju Duta,” ujar Rosiyanto usai rapat di Aula Kantor Kelurahan Harapan Baru, Rabu (21/1/2026).

BACA JUGA:  Jasa Raharja memperkuat wawasan global melalui program internasional

Dalam forum itu, FKRW menekankan perlunya perbaikan infrastruktur penunjang, termasuk optimalisasi jembatan penghubung dari jalan raya ke arah kiri agar dapat difungsikan secara maksimal. Selain itu, pemasangan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), serta pengaturan manuver kendaraan juga menjadi perhatian utama.

“Kami mengusulkan agar belok kiri menuju Wisma Asri tidak diperbolehkan, serta kendaraan di Jalan Perjuangan diwajibkan memperlambat laju. Hal ini penting demi keselamatan,” katanya.

Pembatasan kecepatan dinilai mendesak mengingat di sekitar ruas jalan tersebut terdapat fasilitas pendidikan dan aktivitas warga yang cukup padat. Oleh karena itu, marka jalan dan rambu pengurang kecepatan diusulkan untuk meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas yang berisiko fatal.

BACA JUGA:  Indosat dan SMK Walang Jaya Luncurkan Kios Praktik untuk Perkuat Pendidikan Vokasi

Tak hanya aspek keselamatan, FKRW Teluk Pucung juga menyoroti dampak lingkungan dari dibukanya akses jalan baru. Penataan kawasan dinilai penting agar ruas jalan tidak dimanfaatkan secara semrawut oleh pedagang liar yang berpotensi mencemari aliran kali.

“Alhamdulillah, seluruh usulan warga pada prinsipnya disetujui. Penerangan jalan umum direncanakan akan dibangun sebanyak 10 titik,” ungkap Rosiyanto.

Ia berharap penerapan sistem satu arah ini dapat meningkatkan efektivitas mobilitas warga Teluk Pucung, terutama dalam akses menuju stasiun dan pusat aktivitas kerja.

“Dengan sistem satu arah ini, perjalanan warga diharapkan menjadi lebih cepat, lebih tertib, dan mampu mengurangi risiko keterlambatan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pertemuan Bersama, Warga Kalibaru Bakal Miliki Sekolah SMA Negeri 20 dan SLBN

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Lurah Harapan Baru Antoni Kurniadi, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Kasi Trantibum Doni Sudrajat, Danramil Bekasi Utara Mayor Inf Fatwanul, Wakapolsek Bekasi Utara AKP Nurhadi, unsur FKWR Kelurahan Teluk Pucung, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.