Berita  

Wali Kota Bekasi, Lantik 19 Pejabat Eselon II

Redaksi
banner 120x600

dutaswaranews.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi melakukan rotasi dan mutasi terhadap 19 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan kinerja dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat.

Sebanyak 19 pejabat eselon II dilantik, di antaranya:

Arief Maulana – Kepala Dinas Tata Ruang

Dzikron – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Asep Gunawan – Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

M. Solikhin – Kepala Badan Pendapatan Daerah

Ika Indah Yarti – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Kusnanto Saidi – Kepala DP2KB

M. Bambang Santosa – Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan

BACA JUGA:  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Aceng Solahudin – Staf Ahli Wali Kota Bidang Administrasi Umum Alexander Zulkarnaen – Kepala Dinas Pendidikan

Robert Tua – Kepala Dinas Sosial

Nadih Arifin – Kepala Diskominfostandi

Herbert P – Kepala Diskopukm

Karto – Kepala Disketapang

Nesan Sujana – Kepala Satpol PP

Hudi Wijayanto – Kepala Kesbangpol

Dinas Faisal B – Asisten Administrasi Umum Dicky Irawan – Kepala Bappelitbangda

Yudianto – Kepala BPKAD

Drh. Satia Sriwijayanti – Kepala Dinas Kesehatan.

Tri Adhianto menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan strategi penyegaran untuk mendorong inovasi serta pencapaian target-target pembangunan.

“Tentu harus ada challenge, tantangan, agar mereka terus berinovasi. Tidak hanya menghabiskan anggaran belanja, tetapi juga mencari potensi lain yang bisa meningkatkan PAD,” kata Tri.

BACA JUGA:  Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Tri Adhianto: Upaya Lindungi Karakter Generasi Muda

Pelantikan dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi pada pekan ini. Tri menegaskan, proses pengisian jabatan yang masih kosong akan segera dilakukan melalui mekanisme open bidding.

Selain penyegaran, rotasi juga dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat adanya pejabat yang pensiun maupun meninggal dunia. Tri berharap pejabat yang baru dilantik mampu menjawab tantangan pembangunan, termasuk memperkuat komunikasi dengan dunia usaha, masyarakat, hingga pemerintah provinsi Jakarta dan Jawa Barat.

Tri menekankan bahwa pejabat yang baru dilantik harus berorientasi pada pencapaian visi misi Kota Bekasi sebagai kota yang nyaman dan sejahtera. Dengan komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan, diharapkan lebih banyak prestasi dapat dicapai tanpa menambah beban bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Pemkot Bekasi Siapkan Pelebaran Jalan Akses Proyek Strategis, Target Groundbreaking Mei

“Dengan komunikasi yang baik, tentu akan lebih banyak prestasi dan upaya untuk meningkatkan PAD Kota Bekasi,” tandas Tri.