Daerah  

Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Ledakan SPBE Cimuning

dutaswaranews.com,BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memastikan penanganan medis komprehensif bagi seluruh korban ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap musibah yang terjadi pada Rabu malam (01/04).

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan pasien akan ditanggung sepenuhnya melalui skema BPJS Kesehatan maupun alokasi pembiayaan daerah lainnya. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau langsung lokasi kejadian pada Kamis (02/04).

“Dampak insiden ini meluas hingga ke permukiman warga. Tercatat sekitar 14 orang menjadi korban. Kami pastikan seluruhnya menjadi tanggungan Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Abdul Harris.

Ia menambahkan, meski tidak ada korban jiwa, sejumlah pasien mengalami luka bakar serius hingga 90 persen. Para korban kini telah dievakuasi ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid dan dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan penanganan spesialis.

Kronologi dan Penanganan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menerima laporan insiden pada pukul 21.08 WIB.

Sebanyak 12 unit armada pemadam dikerahkan ke lokasi untuk melokalisasi api guna mencegah ledakan berantai di area pengisian gas tersebut.

Plt. Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menjelaskan bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis dini hari pukul 03.45 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan area seluas 2.000 meter persegi.

“Investigasi sementara menunjukkan api dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian ke tabung utama. Saat ini kondisi lokasi sudah dinyatakan aman dan terkendali,” terang Heryanto.

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap tenang dan waspada sembari menunggu hasil investigasi mendalam dari pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

(Anisa).

Exit mobile version