dutaswaranews.com, Kota Bekasi – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Indah Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, menggelar kegiatan kebersihan, ketertiban, dan keindahan (K3) di kawasan wisata Danau Indah Kalibaru, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas destinasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, para pengurus Pokdarwis melakukan pembersihan area taman, perawatan fasilitas ruang publik, penataan panggung kegiatan, serta pengecekan dan perbaikan penerangan lampu di kawasan danau. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kenyamanan pengunjung dan memperkuat daya tarik wisata lokal.
Ketua Pokdarwis Danau Indah Kalibaru, Sudrajat, mengatakan bahwa perawatan kawasan wisata dilakukan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam menjaga keberlanjutan destinasi.
“Perawatan ini kami lakukan secara berkala agar Danau Indah Kalibaru tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi. Dengan lingkungan yang terjaga, masyarakat bisa menikmati fasilitas publik, dan aktivitas ekonomi warga juga ikut bergerak,” ujar Sudrajat, yang akrab disapa Ajat.
Ia menambahkan, keberadaan destinasi wisata yang tertata dengan baik memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan pedagang di sekitar lokasi wisata.
Namun demikian, Ajat mengungkapkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah masih sangat dibutuhkan, terutama dalam penguatan sarana dan prasarana penunjang pariwisata.
“Kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah setempat, baik dalam pengembangan fasilitas maupun peningkatan kualitas kawasan wisata, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, penasihat Pokdarwis sekaligus penggagas Danau Indah Kalibaru, Indrawan Ayip Rosiydi, menegaskan bahwa keberhasilan destinasi wisata tidak lepas dari peran aktif dan kesadaran pengelolanya.
“Yang utama adalah kekompakan, soliditas, dan rasa tanggung jawab. Destinasi wisata tidak bisa berkembang jika hanya sekadar berkumpul tanpa kepedulian dan inisiatif membangun,” ujar Indrawan yang akrab disapa Haji Indra.
Menurutnya, pengelolaan wisata berbasis masyarakat harus diarahkan untuk memberi manfaat ekonomi yang berkelanjutan, tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.
“Kita membangun wilayah ini agar tertata, nyaman, dan memberi manfaat bagi warga. Jika dikelola dengan baik, pariwisata bisa menjadi penggerak ekonomi rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tegasnya.
Ia pun berharap, melalui komitmen bersama dan niat yang tulus, Danau Indah Kalibaru dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan berbasis partisipasi masyarakat di Kota Bekasi.
(Nisa)














