dutaswaranews.com, Jakarta – Dalam momentum Hari Pahlawan Nasional 2025, advokat senior sekaligus tokoh hukum nasional, Dato H. Kemas Ridwan Anthony Taufan, menyerukan pesan reflektif bagi generasi muda agar meneladani nilai kepahlawanan melalui jalur yang relevan dengan zaman modern.
Mengusung tema nasional “Terus Bergerak,Melanjutkan Perjuangan”, Anthony menegaskan bahwa semangat perjuangan masa kini tidak lagi diukur lewat medan perang, melainkan lewat penguasaan ilmu, karya, dan teknologi digital.
“Dulu pahlawan berjuang dengan senjata. Kini perjuangan itu diwujudkan lewat pengetahuan, inovasi, dan penguasaan teknologi,” ujarnya di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Sebagai praktisi hukum berpengalaman lebih dari dua dekade, Anthony menilai literasi hukum dan digitalisasi menjadi dua pilar penting dalam membangun bangsa yang adil, transparan, dan berdaya saing global.
“Generasi muda perlu memahami bahwa hukum dan teknologi adalah fondasi masa depan. Keduanya harus bersinergi agar tercipta sistem yang efisien dan akuntabel,” tambahnya.
Anthony yang kini memimpin Anthony Andhika Law Firm & AALF Legal juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi hukum nasional. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Goegoek Kesultanan Palembang Darussalam se-Jabodetabek serta Dewan Pakar di sejumlah lembaga yang fokus pada integrasi hukum dan transformasi digital.
Melalui kiprahnya, Anthony terus mendorong revolusi digital hukum (legal tech) di Indonesia, mulai dari pengembangan sistem manajemen perkara berbasis data hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pelayanan publik di sektor hukum.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang mengabdikan keahliannya untuk kemajuan bangsa. Di bidang hukum, perjuangan itu adalah memastikan keadilan bisa diakses semua orang melalui teknologi,” tegasnya.
Menutup pesannya, Anthony mengajak generasi muda menjadikan Hari Pahlawan 2025 sebagai momentum refleksi dan aksi nyata untuk berkontribusi membangun Indonesia.
“Semangat kepahlawanan tidak hanya soal masa lalu. Ia hidup dalam setiap langkah inovatif, beretika, dan berkarakter untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa,” pungkasnya.
Pesan Kemas Ridwan Anthony sejalan dengan semangat era digital 2025 bahwa perjuangan para pahlawan kini diteruskan melalui kolaborasi antara hukum, teknologi, dan etika demi mewujudkan Indonesia yang adil, cerdas, dan berdaya saing global.
