Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan Sosial

Dutaswaranews.com,KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak Sahabat MUI bersinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari pemberantasan judi online hingga pembinaan terhadap kelompok LGBT. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Sahabat MUI di Asrama Haji Kota Bekasi, Rabu (15/7/2026).

Menurut Tri, Raker Sahabat MUI menjadi momentum memperkuat ukhuwah sekaligus menyusun program kerja yang selaras dengan upaya pembangunan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Tri menyoroti maraknya praktik judi online yang menjadi perhatian pemerintah, termasuk persoalan sosial lainnya. Ia mengajak Sahabat MUI untuk berperan aktif melakukan pembinaan, edukasi, dan pendekatan kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. Sahabat MUI memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Bekasi yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar Tri.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.

Di bidang pendidikan, Tri mengungkapkan Kota Bekasi masih menghadapi keterbatasan ruang belajar sehingga jumlah siswa dalam satu kelas masih relatif tinggi.

Di sisi lain, sejumlah sekolah swasta memiliki kapasitas tenaga pendidik yang memadai namun masih kekurangan peserta didik. Karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah negeri dan swasta untuk mewujudkan pemerataan layanan pendidikan.

Selain meningkatkan kualitas pendidikan formal, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mengembangkan program Sekolah Lansia sebagai bagian dari pendidikan sepanjang hayat agar para lanjut usia tetap aktif, produktif, dan berdaya.

Pada kesempatan itu, Tri turut mengungkapkan rencana pembangunan 12 sekolah khusus disabilitas di Kota Bekasi. Program tersebut telah dibahas bersama DPRD Kota Bekasi dan diharapkan mendapat dukungan seluruh pihak guna memperluas akses pendidikan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Raker Sahabat MUI diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang konkret serta memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Bekasi yang aman, religius, dan sejahtera.

(Deni/Ndoet)

Exit mobile version