Buku “Hukum Acara Perdata” Resmi Diluncurkan, Panduan Komprehensif bagi Mahasiswa, Akademisi dan Praktisi Hukum Indonesia

Foto: Hadirnya buku terbaru berjudul “Hukum Acara Perdata”, karya kolaboratif para akademisi dan praktisi hukum ternama.(Doc.Ist)

dutaswaranews.com, Jakarta — Dunia hukum Indonesia kembali mendapat sumbangan berharga dengan hadirnya buku terbaru berjudul “Hukum Acara Perdata”, karya kolaboratif para akademisi dan praktisi hukum ternama. Buku ini resmi diluncurkan pada tahun 2025 oleh penerbit Ananta Vidya, dan diharapkan menjadi referensi utama dalam memahami dinamika serta prosedur peradilan perdata di Indonesia.

Salah satu penggagas, Dr (c) H. KMS. Ridwan Anthony Taufan, S.E., S.H., M.M., M.H., M.Si., M.Kn., menjelaskan bahwa peluncuran buku ini merupakan wujud kontribusi nyata kalangan akademisi terhadap pengembangan literasi hukum nasional. Ia menegaskan bahwa pemahaman tentang hukum acara perdata tidak dapat dipisahkan dari upaya menegakkan keadilan di tengah masyarakat.

Foto: Peluncuran buku ini merupakan wujud kontribusi nyata kalangan akademisi terhadap pengembangan literasi hukum nasional (Doc.Ist)

“Hukum acara perdata adalah jantung dari proses penegakan hukum. Ia menjadi penghubung antara hak-hak keperdataan yang diatur secara materiil dengan realisasi keadilan di ruang sidang. Tanpa mekanisme prosedural yang jelas, hak hanya akan menjadi tulisan tanpa daya paksa,” ujar Anthony.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. H. KMS. Herman, S.H., M.H., M.Si, turut menjelaskan bahwa buku ini disusun dengan pendekatan sistematis dan aplikatif. Menurutnya, selain membahas teori, buku ini juga mengupas berbagai isu kontemporer seperti digitalisasi peradilan ( e-Court ), class action, citizen lawsuit, arbitrase, hingga penyelesaian sengketa lintas negara.

“Kami ingin agar buku ini tidak hanya menjadi referensi akademik, tetapi juga panduan praktis yang bisa diterapkan langsung di lapangan, baik oleh mahasiswa, advokat, maupun aparat penegak hukum,” jelas Dr, Herman.

Buku Hukum Acara Perdata ini disusun oleh sembilan pengarang, yakni Dr. H. KMS. Herman, S.H., M.H., M.Si.;Dr(c) H. KMS. Ridwan A. Taufan, S.E., S.H., M.M., M.H., M.Si., M.Kn.; Dr. H. KMS. D. Andry Effendy, S.H., M.H.; R.M. Fauwaz Diradja, S.H., M.Kn.; KMS. Iwan Saputra, S.H., M.H.; Lucky Ferdilles, S.H., M.H.; Dr. H. Richard, S.E., S.H., M.Kn.; Suwandi Soegianto, S.H., M.H.; dan Muhamad Bayu Firmansyah, S.H., M.H.

Adapun penyunting buku ini adalah Erliyanti, M.A.; Dr. Suhendri, M.A.; dan Ir. B. Nurmawati, S.H., M.H., dengan tata letak oleh Aulia Eka.

Buku setebal XV + 387 halaman ini hadir dalam format berukuran 15,5 x 23 cm, dengan ISBN 978-634-7341-31-0 dan e-ISBN 978-634-7341-30-3 (PDF). Dicetak hitam putih dan diterbitkan dalam cetakan pertama tahun 2025, buku ini dibanderol dengan harga Rp211.200,00 untuk versi cetak dan Rp105.600,00 untuk versi digital.

 

Selain menyajikan pembahasan teoretis, setiap bab dalam buku ini juga dilengkapi dengan soal-soal latihan yang membantu pembaca mengasah kemampuan analisis kasus dan pemahaman terhadap praktik peradilan. Pendekatan ini menjadikan buku tersebut relevan bagi mahasiswa hukum, dosen, advokat, maupun hakim yang ingin memperdalam pengetahuan tentang mekanisme penyelesaian perkara perdata.

 

Dengan gaya bahasa yang sistematis, jelas, dan aplikatif, Hukum Acara Perdata tidak hanya mengulas dasar-dasar teori, tetapi juga menawarkan pandangan aktual terhadap perkembangan hukum di era digital. Buku ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan dunia akademik dan praktik hukum dalam menghadapi tantangan sistem peradilan modern.

Hak cipta buku ini dilindungi oleh Undang-Undang. Setiap bentuk reproduksi atau distribusi tanpa izin tertulis dari penerbit maupun penulis merupakan pelanggaran hukum.

Exit mobile version