Dutaswaranews.com, Jakarta — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, tokoh hukum nasional Dato’ Pangeran Citro Dr(c) H. KMS Ridwan Anthony Taufan, S.E., S.H., M.H., MKn., M.M., M.Si., mengajak seluruh santri Indonesia menjadikan semangat keilmuan dan moralitas pesantren sebagai kekuatan dalam “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”
Sebagai Managing Partner & Founder Anthony Andhika Law Firm dan AALF Legal, Ridwan Anthony menegaskan bahwa nilai-nilai pesantren seperti kejujuran, disiplin, dan pengabdian pada kebenaran merupakan landasan moral penting untuk menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia.
“Hari Santri adalah momentum meneguhkan kembali semangat kebangsaan. Santri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kemerdekaan bangsa sekaligus membangun peradaban dunia yang berkeadilan dan beradab,” ujar Anthony di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, tema Hari Santri Nasional tahun ini. Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia ,mengingatkan bahwa perjuangan santri tidak berhenti pada masa kemerdekaan, melainkan terus berlanjut melalui kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa di level global.
“Santri masa kini harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan hukum modern tanpa kehilangan akar spiritualitasnya. Itulah cara kita mengawal Indonesia agar tetap tegak di tengah arus globalisasi,” tambahnya.
Ridwan Anthony juga menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar mengenang jasa para ulama dan santri terdahulu, tetapi mendorong lahirnya generasi santri yang berpikir global dan berakhlak nasionalis.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Anthony Andhika Law Firm dan AALF Legal di bawah kepemimpinannya aktif menginisiasi berbagai program edukasi hukum dan pemberdayaan santri di sejumlah pesantren. Melalui pelatihan dasar hukum dan literasi keadilan sosial, para santri dibekali pemahaman tentang pentingnya supremasi hukum dan hak warga negara.
“Bangsa ini butuh pemimpin yang cerdas sekaligus berakhlak. Jiwa santri yang tulus dan berintegritas adalah bekal membawa Indonesia menuju peradaban dunia,” pungkasnya.
